
AUG Jakarta
Interview Session
-
-
-
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
(021 522 0562)
|
AUG Surabaya Interview Session
-
-
-
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
(021 522 0562)
|
|
AUG Bandung
Interview Session
-
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi
(021 522 0562)
- |
|
|
|
TERKINI |

----------------------------------------------------------------------------------------
Monopoli Tes Bahasa Inggris IELTS semakin menurun dalam proses visa ke Australia
Menteri Imigrasi Australia, Chris Bowen, mengatakan bahwa sekarang untuk memperoleh visa pelajar dapat juga menggunakan tes TOEFL yang berasal dari Amerika Serikat.
Tes IELTS di Australia selama ini memang masih dimonopoli oleh IDP. Padahal IELTS sendiri secara global dimiliki oleh Cambridge University, IDP dan British Council.
Peraturan sebelumnya menyatakan bahwa calon pelajar yang potensial, seperti dari Cina, harus mencapai nilai IELTS tertentu sebagai bukti kemampuan Bahasa Inggrisnya untuk memperoleh visa pelajar.
Mr. Bowen sendiri berharap dua sistem tes lainnya, yaitu Pearson Test of English Academic dan Cambridge English: Advanced Test, dapat digunakan secara resmi untuk memproses visa pelajar ke Australia.
“Berbagai pilihan sistem tersebut nantinya diharapkan dapat membantu menciptakan kompetisi sehat dalam bisnis Tes Bahasa Inggris serta meningkatkan kesempatan bagi para pelamar visa pelajar,” ungkapnya.
“Sejumlah sistem tersebut juga akan menawarkan berbagai pilihan kepada para pelamar visa pelajar dengan dorongan pemerintah Australia untuk dapat menyediakan hasil IELTS lebih cepat sebagai syarat proses visa.”
Akan tetapi, kontroversi yang muncul dari wacana ini adalah lebih kepada kualitas tes Bahasa Inggris dalam memilih pelajar internasional sebelumnya, yang kemudian menjadi imigran (permanent resident) yang ahli dalam bidangnya masing-masing.
Pada intinya, pemerintah telah memperlemah jalur pendxidikan – migrasi meskipun IELTS sendiri tetap mensyaratkan tes tertentu bagi para imigran ahli yang disponsori oleh perusahaan.
Menanggapi hal ini, Mr. Bowen menyatakan bahwa pemerintah masih menunggu bagaimana hasil evaluasi dari sejumlah tes Bahasa Inggris baru tersebut dalam proses aplikasi visa pelajar, sebelum memutuskan apakah perlu untuk mengimplementasikan kondisi ini untuk kategori visa lainnya.
Keputusan ini muncul dari evaluasi berbagai hasil tes Bahasa Inggris yang dimulai oleh departemen pimpinan Mr. Bowen sejak tahun 2008.
Source : The Australian
------------------------------------------------------------------------------------------------------
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Ilustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Persentase kelulusan pada satuan pendidikan SMA/MA/SMK tahun ini mengalami kenaikan lebih dari sembilan persen. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), 1.461.941 peserta ujian nasional (UN) SMA/sederajat tahun ajaran 2010/2011, 1.450.498 atau sama dengan 99.22 persen siswa lulus, sementara 11.443 atau sama dengan 0.78 persen siswa lainnya tidak lulus.
Tahun lalu, dari 1.522.195 peserta UN, sebanyak 1.368.938 atau sama dengan 89.93 persen siswa lulus, dan 153.257 atau sama dengan 10.07 persen lainnya tidak lulus. Berikut kami berikan ringkasan 10 daerah dengan rata-rata nilai akhir, nilai UN dan nilai sekolah terbaik.
Data Kemdiknas memaparkan, 10 daerah dengan persentase nilai akhir terbaik tahun ini adalah Bali (8.40), Sumatera Utara (8.17), Bengkulu (8.08), Jawa Barat (8.08), Jawa Timur (8.05), Sumatera Selatan (7.96), Sulawesi Utara (7.94), Lampung (7.91), Riau (7.90), Jawa Tengah (7.89), Sulawesi Selatan (7.84).
Sementara itu, 10 daerah dengan rata-rata nilai UN terbaik adalah Bali (8.31), Bengkulu (8.07), Sumatera Utara (8.05), Jawa Barat (8.03), Jawa Timur (7.86), Sumatera Selatan (7.80), Sulawesi Utara (7.66), Lampung (7.67), Riau (7.91), Jawa Tengah (7.70), Maluku (7.69). Sedangkan 10 daerah dengan rata-rata nilai sekolah terbaik adalah Bali (8.51), Bengkulu (8.35), DI Yogyakarta ( 8.35), Sulawesi Utara ( 8.340, Jawa Timur (8.32), Lampung (8.25), Sumatera Selatan (8.25), Sumatera Selatan (8.19), Jawa Tengah (8.16), Sumut (8.16), Jawa Barat (8.13).
source
------------------------------------------------------------------------------------------------------
UGM, ITB, dan UNIKOM Juara di AS
Sangat membanggakan, tim robot dari Indonesia berhasil menjuarai kompetisi robot Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Hartford, Connecticut, AS, 9-10 April 2011.
<Click here to read more>
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jangan Percaya Bocoran Soal UN
Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menegaskan pemerintah akan melakukan pengawasan ketat pembuatan soal Ujian Nasional (UN), mulai dari penyusunan hingga pendistribusiannya. Untuk itulah, ia mengimbau jika ada pihak yang mengiming-imingi bocoran soal jangan terpancing.
<Click here to read more>
|
|
|
|